Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2022

Wisata Pekalongan

  Wisata Pekalongan Kota Pekalongan dikenal akan batiknya yang telah mendunia, banyak wisatawan yang datang atau sekedar singgah di Kota Pekalongan. Tak heran bila di kota itu juga berdiri Museum Batik Pekalongan yang beralamat di Jalan Jetayu No.1 Kota Pekalongan. Museum ini memiliki lebih dari 1100 koleksi batik, antara lain wayang beber dari kain batik yang berusia ratusan tahun dan alat tenun tradisional atau dikenal sebagai alat tenun bukan mesin.  Namun, tempat wisata di Kota Pekalongan tidak hanya wisata batik saja, tetapi terdapat juga wisata keagamaan, sejarah dan alam. Untuk wisata alam, ada Pantai Pasir Kencana yang menjadi primadona bagi masyarakat Pekalongan. Pengunjung paling banyak datang pada sore hari karena bisa melihat matahari terbenam dari pantai tersebut. Pantai yang memiliki hamparan pasir putih yang luas ini sering digunakan untuk melakukan beberapa ritual tradisi, serta berbagai kegiatan lainnya. Ada pula Kawasan Budaya Jetayu yang merupakan ...

Kuliner Khas Pekalongan

Kuliner Khas Pekalongan Kota Pekalongan memiliki banyak kuliner khas. Tauto atau Soto Pekalongan merupakan salah satu makanan khas mereka. Beda Tauto dengan soto lainnya adalah menggunakan daging kerbau dengan bumbu tauco. Ada juga Gule Kambing Kacang Hijau yang dipengaruhi budaya khas Timur Tengah. Gulai kambing ini disajikan dengan dicampur bersama kacang hijau. Lalu ada Garang Asem, makanan yang berkuah bening dari daging sapi dengan racikan tomat dan cabai rawit gelondongan yang disajikan dalam kondisi panas. Makanan ini biasa disajikan bersama megono. Megono, makanan yang terbuat dari nangka muda yang dirajang, diramu dengan bumbu dan dimasak dengan cara dikukus. Ada juga Nasi Otot, makanan yang terdiri dari nasi dan otot sapi yang diberi bumbu yang khas, serta ditambah dengan tambahan gorengan. Untuk minuman ada Kopi Tahlil, minuman kopi yang diracik dengan menggunakan bahan rempah-rempah seperti jahe, kapulaga, pandan. (sumber: matain.id)

Kota Batik

Pekalongan Kota Batik Kota Pekalongan mendapat julukan Kota Batik. Hal ini tidak terlepas dari sejarah bahwa sejak puluhan dan ratusan tahun lampau hingga sekarang, sebagian besar proses produksi batik Pekalongan dikerjakan di rumah-rumah. Batik telah menjadi napas kehidupan masyarakat Pekalongan dan terbukti tetap dapat eksis dan tidak menyerah pada perkembangan jaman, sekaligus menunjukkan keuletan dan keluwesan masyarakatnya untuk mengadopsi pemikiran-pemikiran baru. (sumber: matain.id)

Asal Mula Kota Pekalongan

 Asal Mula Nama Pekalongan  Menurut penuturan R. Basuki, keturunan Pangeran Manduraredja, Bupati Pekalongan pertama, kata “Pekalongan” sendiri memiliki arti Halong-Along yang artinya Hasil. Dalam kisah Babad Sultan Agung, nama Pekalongan ditulis dengan nama “Pengangsalan” yang artinya pembawa keberuntungan. Sementara itu menurut seorang pangeran Mataram bernama Raden Mas Aryo Porwo Lelono yang datang ke wilayah itu pada tahun 1865, nama Pekalongan sebenarnya merupakan turunan dari kata “Along” yaitu satu kata yang dekat dengan dunia nelayan, yang berarti memperoleh hasil tangkapan ikan. (sumber: merdeka.com)

Kota Pekalongan

Pekalongan adalah kota di provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kota ini merupakan pelabuhan terpenting di Jawa Tengah dan terkenal dengan batiknya. Pekalongan merupakan kota pertama di Indonesia dan kota Asia Tenggara pertama yang menjadi bagian dari Jaringan Kota Kreatif UNESCO. (sumber: Wikipedia)